Friday, January 10, 2014

kABuT kECeWa..






Pada jarak yang makin terkikis
Pada rindu yang kian membatu
Pada hati yang telah serpih
Mungkin hanya waktu kan
menyembuh pedih
Pada mulut manis bicara
Hanya menambah jiwa terdera
Maaf hanya sepatah kata
Sedang kabut kecewa
Begitu galak memenuhi rongga dada
Apa daya
Setangkai rindu telah hilang
Kelopak2 manisnya

.............








Thursday, December 12, 2013

mATAhARi pAgi kU





Kau beri cahaya rindu

Saat pagi masih malu-malu
Dipinggir langit biru

Bgitu asyik menyisip bibir
Dalam kucupan mencumbu rayu

Terima kasih menjadi matahari pagi ku
Membuka dunia penuh syahdu

Kurniaan Tuhan terulung untuk ku

 <<<<<<    >>>>>

Tuesday, December 03, 2013

mEngHAdiR sYUrGA..




Awal December
Langit membening kaca
Angin bawa bara dalam hembus
Membenam rindu dalam sujud
Menyandar segala penat
Pada doa terdalam
Cinta menggema kidungnya
Menghadir segala yang syurga pada diri
Mencipta bahgia paling sederhana
Mengharap redha dari Al Malik Pencipta


*****

Monday, December 02, 2013

kATa kU dAn KATamU..


Kataku
Tenang bahgia pada mentari dmatamu
yang merinduiku selalu
Katamu
ada kesempatan kita bertemu
dua hati kan menjadi satu
Kataku
Andai tidak bertemu
Tak perlu teriakkan rindu
cukup sekadar menyebut lembut namaku
dalam tiap doa-doamu
Katamu
Andai tiada kesempatan itu
Biarkan ia berlalu
Kerna tiada kudrat melawan takdir
Kiranya diri hanyalah serangga
Di dalam belantara luas itu..

////////////

Wednesday, November 27, 2013

lEWAt nOVemBeR..


Seperti cahaya mentari
Memberi salam  pada alam
Bersama gemersik
Di daunan kuning tua
Pagi mengetuk jendela
Mengirim kuntum-kuntum embun
yang kian ranum
Di lewat November
Puisi-puisi indah berterbangan
Dengan ku hirup udara dirimu
Sehingga terisi seluruh rongga dada
Hingga tak tersisa
Selain diri mu saja
Rindu dijantung bawa keriuhan  nada
yang getarnya menyentuh
cakrewala semesta..

........




Monday, November 04, 2013

sUbuH nOVEmbER




Subuh awal November
Aku merindu mu

Di saat embun bergelandangan
Di lembar daunan
Di saat burung
Menyiul kidung di pohonan
Di saat menghitung
Hening berkabung
Tak tertanggung

Hujan musim telah datang
Membawa bahgia cinta
Terkadang menduga rasa
Menyelinap perlahan
Ke dasar jiwa

Pagi berubah wajah
Kala embun telah pecah
Menjadi ribuan kupu-kupu
Beterbangan membawa
Debunga rindu
Menghiasi taman-taman syurga
Di langit biru


""""""""""