Anak perempuan ku.. Nur Adrieana Khumaira
Friday, March 25, 2011
Wednesday, December 22, 2010
bERkeLanA..
Akukah yang berkelana itu
Dari satu daerah ke satu daerah asing
Melihat ragam manusia
Yang kuat meratah yang lemah
Diinjak-injak batu kepala
Menghisap darah pada yang alpa
Akukah yang berkelana itu
Dari satu emosi ke satu emosi
Bilamana cinta dan rindu
Yang terkadang bertintakan cemburu
dan derita
Menjadi satu kesah warkah abadi
Buat pasangan dua sejoli
Akukah yang berkelana itu
Bila mana insan yang khilaf
Tersedar lalu mencari redha yang Esa
Lalu ku nokhtahkan kelanaku di sini
Kesah-kesah itu ku semadikan dihati
Buat pedoman di lain hari
Dari satu daerah ke satu daerah asing
Melihat ragam manusia
Yang kuat meratah yang lemah
Diinjak-injak batu kepala
Menghisap darah pada yang alpa
Akukah yang berkelana itu
Dari satu emosi ke satu emosi
Bilamana cinta dan rindu
Yang terkadang bertintakan cemburu
dan derita
Menjadi satu kesah warkah abadi
Buat pasangan dua sejoli
Akukah yang berkelana itu
Bila mana insan yang khilaf
Tersedar lalu mencari redha yang Esa
Lalu ku nokhtahkan kelanaku di sini
Kesah-kesah itu ku semadikan dihati
Buat pedoman di lain hari
Friday, November 26, 2010
Monday, October 25, 2010
gELorA rINdu..
Dalam sekeping hati
Masih terkelumit
Riak-riak rasa rindu
Menggugat ketenangan rasa damai
Dalam kolam hati
Walau telah jauh kubenam
Rasa itu kedasarnya
Namun pantas saja
Ia menerjah ke permukaan kasih
Mengapa begitu sukar
Menewas gelora rindu
Yang hadir
Tidak mengerti,
Namun semakin dirasai...
Masih terkelumit
Riak-riak rasa rindu
Menggugat ketenangan rasa damai
Dalam kolam hati
Walau telah jauh kubenam
Rasa itu kedasarnya
Namun pantas saja
Ia menerjah ke permukaan kasih
Mengapa begitu sukar
Menewas gelora rindu
Yang hadir
Tidak mengerti,
Namun semakin dirasai...
Friday, October 08, 2010
bAHAgiA..
Ku pejamkan mata
Ingin melupa
Kisah-kisah noda
Merobek rasa
Meruntun jiwa
Penuh kecewa
Kini..
Ku buka mata
Mengukir senyuman
Pada sebuah kehidupan
Harum mewangi
Nan bahagia
Ingin melupa
Kisah-kisah noda
Merobek rasa
Meruntun jiwa
Penuh kecewa
Kini..
Ku buka mata
Mengukir senyuman
Pada sebuah kehidupan
Harum mewangi
Nan bahagia
Tuesday, October 05, 2010
lANGkaH..

Seorang anak kecil
Baru belajar
Melangkah
Setapak demi setapak
Dia bertatih
1..2.. aduh!
Terduduk lagi
"Tak mengapa anakku, bangun dan cuba lagi"
Itulah suara sang ibu
Tak jemu menggalak
Agar si anak terus menapak
Hari berganti..
Anak itu
Makin bijak mengorak langkah
Mengatur perjalanan hidup
Kian pandai berlari
Mengejar arus pembangunan,kemodenan
Telah betah bermain
Dalam percaturan kehidupan
Dari jauh..
Sang ibu memerhati
Argh.. anaknya sudah dewasa!
(141002)
Subscribe to:
Posts (Atom)





